Kelembagaan Detil Berita Kelembagaan

AUDIT MUTU INTERNAL SIKLUS II TAHUN 2016

Audit Mutu Internal siklus 2 ini mengaudit Program Studi, Lembaga dan Unit. Audit dilaksanakan mulai 22 Agustus sampai 3 September 2016. Secara keseluruhan  ada  peningkatan  nilai  rata-rata hasil audit dari siklus I dan II. Meskipun demikian masih ada beberapa program studi yang rata-rata nilainya masih kurang, Kondisi ini tentu saja harus menjadi  perhatian  semua  pihak agar budaya mutu manjadi prioritas. Audit yang dilaksanakan tiap tahun diharapkan hasilnya bermuara pada peningkatan  peringkat  akreditasi  program  studi oleh  BANPT. Hasil temuan audit menunjukkan Ketua  Program studi dan Kepala Bagian belum sepenuhnya memahami dan menyadari tugas dan kewajibannya di lingkungan kerjanya. Dari standar standar  yang  diaudit  masih didominasi oleh standar yang berkaitan dengan unsur Tri Dharma   kesatu, yaitu pendidikan dan pengajaran sedangkan untuk unsur Tri Dharma penelitan dan pengabdian kepada masyarakat masih relatif rendah.

Secara umum pihak teraudit telah menyelenggarakan kegiatan akademik sesuai dengan yang diharapkan, walaupun demikian masih terdapat beberapa hal yang perlu  dilakukan  perbaikan  berdasarkan butir butir  temuan  yang  diperoleh pada saat dilakukan audit di masing - masing prodi. Diharapkan dengan adanya beberapa temuan, pihak teraudit dapat memperbaiki atau menyempurnakan hal hal  yang  menjadi  temuan tersebut berdasarkan kesepakatan dengan pihak teraudit terutama untuk aspek kurikulum dan pembelajaran sebagai inti pelaksanaan Audit Mutu ini.

Nilai Audit Porgram Studi/Bagian/Lembaga dan Unit menunjukkan rata-rata nilai di bawah 3 (Cukup). Unit dengan nilai tertinggi berturut turut adalah: Laboratorium, Prodi Kebidanan, LPPMK, Prodi Keperawatan, Bagian Akademik dan Perpustakaan. Selanjutnya tiga terbawah berturut-turut dari yang nilainya lebih besar adalah Bagian Administrasi Umum, Bagian Keuangan dan Humas dan Marketing

Sacara umum masing-masing standar telah mengalami peningkatan mutu dibanding dengan siklus sebelumnya. Standar yang mengalami peningkatan nilai terbesar adalah Standar Isi, diikuti Standar Pengelolaan dan kerjasama. Selanjutnya diikuti Standar Kompetensi Lulusan, Sarana Prasarana, Pembiayaan, Penelitian dan Pengabdian.

REKOMENDASI

  1. Adanya komitmen dari unsur pimpinan untuk mengakselerasi nilai capaian perstandar yang pada akhirnya akan meningkatkan kualitas unit kerja secara keseluruhan
  2. Melakukan pembinaan yang terintegrasi terhadap para pengelola unsur penunjang akademik.
  3. Untuk mempersiapkan akreditasi dari BAN PT, baik akreditasi AIPT maupun Program Studi, STIKes harus mempersiapkan semua terutama yang sifatnya fisik (seperti ruang kuliah, laboratorium, ruang dosen, ruang adminsitrasi, perpustakaan dan ruang untuk kegiatan mahasiswa yang memadai,  dll)
  4. Fasilitas tersebut juga harus ditunjang Sistem Informasi Manajemen (SIM), multimedia yang memadai, Internet bagi mahasiswa, buku/journal yang juga memadai.
  5. STIKes juga harus mempersiapkan SDM meliputi tenaga pengajar, administrasi, laboran dan pustakawan yang memadai baik secara kuantitas dan kualitas seiring dengan semakin bertambahnya jumlah mahasiswa di STIKes.
  6. STIKes juga harus mempersiapkan segala administrasi kelengkapan serta dokumen-dokumen yang dibutuhkan untuk keperluan visitasi akreditasi.
  7. Pembinaan Berkelanjutan berkaitan dengan implementasi dokumen induk (Pedoman, SM, PM dan IK) dan dokumen penunjang mutu (Evaluasi dan Laporan) di tingkat Program Studi, Bagian, Lembaga an Unit.
  8. Asklerasi peningkatan capaian mutu untuk unit dengan nilai yang kurang yaitu: Bagian Administrasi Umum, Bagian Keuangan dan Bagian Humas Marketing
  9. Perbaikan mendesak untuk peningkatan standar yang masih memiliki kategori kurang yaitu Standar Proses, Pembiayaan, Penilaian, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat.


Komentar Pengunjung

Silahkan Tinggalkan Pesan

CAPTCHA security code
SELAMAT DATANG DI WEBSITE STIKES WIDYAGAMA HUSADA
COME JOIN US!
Selengkapnya