STIKES Widyagama Husada Malang kembali menorehkan capaian penting di bidang riset dalam bentuk Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). Tiga proposal yang diajukan dinyatakan lolos sebagai penerima pendanaan Program PKM hibah BIMA Kemendiktisaintek Tahun Anggaran 2026. Kabar tersebut diterima pada Kamis, 9 April 2026 dalam pengumuman resmi Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Dalam pengumuman tersebut disebutkan bahwa status pendanaan proposal dapat diakses melalui akun masing-masing pengusul pada sistem BIMA dan Hiliriset mulai Kamis, 9 April 2026 pukul 16.00 WIB.

Ketua Lembaga Penelitian, Pengembangan, dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) STIKES Widyagama Husada Malang Dr. dr. Dwi Soelityoningsih, M.Biomed menilai capaian tersebut perlu disyukuri karena dari empat proposal yang diajukan tiga diantaranya diterima oleh Kemendiktisaintek. Selain pengajuan proposal PKM, dosen STIKES WGH Malang sebenarnya juga mengajukan proposal penelitian dosen pemula dan fundamental, namun proposal tersebut tidak lolos.

Tiga proposal PKM BIMA yang lolos diantaranya adalam proposal yang diajukan oleh ibu Ika Arum Dewi Dewi Satiti, S.Kep., Ns., M.Biomed (ketua), Ibu Dr. Ari Damayanti W., S.Kep., Ns., M.Kep (anggota) dan ibu Ike Dian Wahyuni, S.KL., M.KL (anggota) dengan judul Gerakan Pangan Lokal Sinbiotik Berbasis Posyandu ILP ( integrasi layanan primer): Tempe Probiotik dan Minuman Tebu Prebiotik untuk Pencegahan Stunting. Tim kedua terdiri dari bapak Ahmad Guntur Alfianto, S Kep., Ns., M.Kep. (Ketua), ibu Miftakhul Ulfa, S. kep. Ns., M. Kep. (anggota) dan bapak Aviv Yuniar Rahman, ST. MT. PhD dari UWG (anggota) mengajukan judul proposal Integrasi Program Sekolah Sehat Jiwa di Pedesaan melalui Teknologi dan Budaya “Kanca Cilik” sebagai Upaya Perilaku Mencari Bantuan Kesehatan Jiwa pada Remaja.

Proposal ketiga diajukan oleh bapak Frengky Apryanto, S.Kep., Ns., M.Kep (Ketua), bapak dr. Rudy Joegijantoro, MMRS (anggota), Ibu Rahmaniah Ramadhani, SE., Ak., MM (anggota), Fabella/Mahasiswa (anggota) dan Giovani/mahasiswa (anggota).
Dr. Dwi menambahkan, untuk kedepannya LP2M akan lebih banyak mengadakan workshop penyusunan proposal penelitian dan PKM yang melibatkan para dosen dan tim penelaah internal kampus agar lebih banyak lagi proposal yang diterima dan lolos pendanaan dari Kemendiktisaintek.